welcome

Minggu, 23 Juni 2013

SELAGI MASIH ADA WAKTU

Selagi masih ada waktu
Aku berbuat apa adanya sesuai kemampuan
Terus mencoba mengejar yang terbaik
Tak peduli rintangan yang ada didepan

Selagi masih ada waktu
Aku pandang kondisi sekeliling
Lempar senyum lebar dan canda
Berharap aku mendapat tawa meriah

Selagi masih ada waktu
Aku cintai orang yang telah membangunku
Tebarkan kasih kepada mereka
Sebagai balas budi atas segala perjuangan mereka

Selagi masih ada waktu
Aku mengasihi belahan jiwa
Menjaganya selalu sebelum sesal menghampiri
Sebagai ucapan terimakasih atas cintanya

Selagi masih ada waktu
Yang terpenting dari segalanya
Bersyukur kepada Pencipta
Atas segala berkat yang terus mengalir

HUJAN ABADI

Hujan turun tiada akhir hari ini
Membasahi jalan di depan rumah
Menggenangi selokan di samping taman
Mengairi kolam ikan para petani

Angin bertiup dengan kencangnya hari ini
Kincir angin enggan untuk berhenti berputar
Awan hitam pekat bergerak cepat mengarungi bumi
Membawa tetesan air melimpah di segala penjuru

Tak baik untuk mengeluh
Karena di saat kita mengutuk
Mungkin ada yang sangat membutuhkan
Berpikirlah bijak.





Temanggung, entah kapan.
Di rumah
Saat hujan turun deras, gak bisa kemana- mana!

KOSONG

dimana aku sekarang
seperti tak ada nyawa disekitar
seperti tempat yang diselimuti kesepian
aku didalam kekosongan
atau kekosongan didalam aku?

tempat macam apa ini
tak ada kenyaringan terdengar
tak ada sesuatu untuk dilihat
dan tak ada aroma tercium

terlalu dini untuk kecewa
karena sesaat aku melihat jalan
kecil lurus diantara jurang
sesaat aku tersadar dari kebodohan
disini tak ada orang- orang skeptis lagi
tak perlu aku malu berlari
tak perlu aku segan untuk berteriak!

aku bebas berkarya
mampu bangkit serukan opini
sensasi kebebasan hilangkan kecemasan
tak ada lagi yang peduli
aku bebas bertindak sesuka hati
dan tak ada nada sumbang lagi dibelakangku



Temanggung, 22 April 2012

TAK ADA YANG SIA-SIA

Mungkin benar, ini bukan saatnya
Dan juga bukan waktu yang tepat untukku
Supaya cepat terangkat dari keadaan ini

Karena apa yang aku cari belum aku temukan
Dan juga karena pintu yang kuketuk belum dibukakan
Namun aku harus selalu berpegang teguh
Pada apa yang aku yakini selama ini
Aku tidak sendiri!
Aku tidak berjalan sendiri dalam debu
Walaupun aku tidak bisa melihat jelas
Ada apa di depan sana
Namun aku percaya ada tangan yang menuntun

Aku terus berharap dan berdoa
Untuk saat ini mungkin hanya itu yang bisa aku lakukan
Semoga cahaya muncul dari hamparan langit
Maka aku akan mengadah supaya mendapat pencerahan
Semoga air muncul dari sela- sela tanah kering
Maka aku akan tersungkur untuk mendapat kesegaran jiwa

Bertahanlah…
Bertahanlah sekuat tenaga!
Berusahalah…
Karena tidak ada yang sia-sia.


Temanggung, 23 Juli 2013
Di kamar
Bingung pilih- pilih pekerjaan





Minggu, 24 Maret 2013

TERIMAKASIH UNTUK HARI INI


Terimakasih untuk hari ini
Sungguh hari yang sangat menyenangkan
Karena kamu selalu disini untuk menemani

Pastikan kita selalu berpegangan tangan
Mengarungi semua peristiwa di dunia ini
Baik kesedihan maupun kebahagiaan

Tak perlu kita ungkapkan janji-janji
Bila tak terpenuhi akan sangat menyakitkan
Yang kita butuhkan adalah bukti-bukti
Jika tercapai akan sangat memuaskan

Jangan berjanji untuk tak saling menyakiti
Karena kenyataannya sulit untuk dilakukan
Namun bertekadlah untuk selalu di sisi
Bila salah satu tersakiti, berilah uluran tangan

Kita simpan semua yang telah terlewati
Kita jaga sebagai sebuah kenangan
Semua kejadian patut kita syukuri
Karena itu semua adalah berkat dari Tuhan.

Senin, 28 Januari 2013

2 0 1 3


Sekarang tahun dua ribu tiga belas
Saatnya kita tinggalkan luka yang membekas
Kenangan buruk simpan dalam berkas
Waktunya melangkah lagi dengan lekas

Berexpresilah kita semua secara bebas
Jangan beri tempat untuk orang- orang malas
Jaman menuntut kita untuk bekerja keras
Dan janganlah kita cepat merasa puas

Aku, kamu dan mereka adalah kelompok cadas
Tak perlu untuk mempersoalkan ras
Segala bentuk pembodohan mari bersama kita libas
Sebelum dia menyerang untuk melindas

Masih pantaskah kita terlena dengan miras
Sedangkan disisi lain kebobrokan masih menyerang ganas
Sudah sepatutnya kita berpikir secara waras
Untuk menyongsong masa depan yang layak dan pantas

Rabu, 16 Januari 2013

Puisi Mentari Pagi


Matanya  bagaikan mentari pagi
Yang tak henti-hentinya menyinari
Wajahnya seperti embun pagi
Memberi kesegaran di hati

Jiwa terasa riang gembira
Melihat dia bisa tertawa
Muram  dihati sangat terasa
Saat kesedihan melandanya